Memadukan Kurikulum Merdeka Belajar dengan nilai-nilai ke-Islaman
Program hafalan Al-Qur'an yang sistematis dan terstruktur. Dilaksanakan mulai dari kelas 1 sampai dengan kelas 6 dengan target hafalan sesuai jenjang kelas, secara terbimbing oleh guru kelas. Setiap siswa ditargetkan hafal minimal 2 juz selama 6 tahun bersekolah. Wisuda Tahfidz merupakan puncak program hafalan Al-Qur'an yang rutin dilaksanakan tiap tahun ajaran.
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar dengan pendekatan proyek dan pembelajaran berbasis masalah yang inovatif, dalam balutan Kurikulum Berbasis Cinta yang diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Pengelolaan emosi siswa diolah dalam pendekatan Social Emotional Learning (SEL) sehingga dapat memaksimalkan prestasi siswa.
Fiqih, Qur'an Hadits, Akidah Akhlak, Bahasa Arab dan SKI diajarkan secara komprehensif oleh guru yang berkompeten. Balutan Kurikulum Merdeka, Kurikulum Berbasis Cinta serta Social Emotional Learning (SEL) melekat dalam pelaksanaan pembelajaran siswa.
Pembelajaran komputer dan literasi digital sejak kelas 1 untuk mempersiapkan generasi melek teknologi. Pengenalan Teknologi Informasi Komputer dan Koding bagi siswa dilaksanakan secara berjenjang sesuai tingkat kelas.
Dua bahasa internasional diajarkan secara intensif untuk memperluas wawasan dan komunikasi global. Pembelajaran Bahasa Arab dan Bahasa Inggris dimulai sejak kelas 1 untuk mempersiapkan siswa dalam kancah lebih luas nantinya.
Pengembangan bakat seni melalui Solosong, Paduan Suara, Karawitan, Mewarnai, Seni Baca Qur'an, Tahfidz, Drumband, dan seni budaya daerah yang kaya nilai. Pengembangan bakat olahraga pun tidak luput dari bidikan MI Muhammadiyah Al Tanbih dalam pengembangan potensi bakat dan minat siswa.